Tips Merawat Peralatan Mendaki Gunung

Tips Merawat Peralatan - Mendaki gunung adalah olahraga yang cukup mahal, dalam sekali mendaki, banyak sekali biaya yang mesti keluar dari dompet kita demi kelancaran dan keamanan perjalanan pendakian yang kita lakukan. Rincian dasarnya kurang lebih dimulai dari biaya transport, perbekalan bahan makanan, obat-obatan, biaya registrasi/pendaftaran, dan yang paling besar tentunya adalah biaya untuk peralatan.

Peralatan mendaki yang berkualitas bukanlah barang sembarangan yang bisa dibeli murah, tiap kompartemen memiliki harga per-item yang cukup lumayan bisa menguras dompet. Apalagi jika kamu penggila brand-brand internasional yang memang bagus dari sisi gaya dan juga kualitas, harganya pasti lebih gila lagi. Namun harga memang tak pernah bohong, peralatan mendaki dengan harga tinggi biasanya memiliki keunggulan kualitas, gaya, dan kenyamanan saat digunakan. Namun bukan berarti peralatan yang mahal tak bisa rusak lo, jika kamu tidak pintar-pintar merawatnya, peralatan tempurmu bisa cepat rusak dalam beberapa kali pemakaian saja. Nah untuk itu, kali ini kami akan memberikan tips merawat peralatan mendaki gunung, agar peralatan mendaki yang kamu beli dengan harga mahal menjadi awet, tidak cepat rusak, dan syukur-syukur dapat dipakai mendaki seumur-umur.

Beli Peralatan dari Brand yang Bagus


Ketika kamu berinvestasi dengan membeli peralatan dari merk/brand yang bagus, hampir dapat dipastikan kamu bakal mendapat peralatan dengan kualitas yang bagus pula. Apalagi jika brand tersebut menawarkan garansi untuk peralatan yang kamu beli, tentunya kamu ngga bakal rugi jika tiba-tiba peralatanmu rusak ketika masih dalam tenggang waktu garansi. Peralatan dari brand ternama biasanya menjanjikan kualitas, keawetan, dan kenyamanan. Untuk itu, rasanya tidak salah jika kita menghabiskan lebih banyak uang saat membeli sebuah alat dengan harga mahal, daripada harus sering bolak balik ke toko lagi, karena peralatan murah yang kita beli sangat cepat rusak.

Jangan Ceroboh dan Seenaknya


Jangan mentang-mentang punya peralatan bagus, terus kamu jadi seenaknya dalam menggunakan peralatan tersebut. Hargailah peralatan yang kamu punya dengan cara lebih berhati-hati saat menggunakannya. Dengan begitu, peralatanmu tidak akan cepat rusak dan akan punya umur yang lebih panjang. Misalnya kamu dapat memilah-milah pijakan kaki saat melewati medan bebatuan, hindarilah batu-batu runcing atau akar tanaman yang cukup tajam, hal ini memang akan memperlambat langkah kakimu, namun dengan begitu, sepatu hikingmu tidak akan cepat rusak. Atau kamu berhadapan pada kondisi medan yang sangat curam dengan banyak kerikil saat hendak turun gunung, agar lebih cepat sampai, tentunya kamu ingin segera meluncur saja dengan bokongmu menuju ke bawah, memang kamu bakal cepat turun, tapi celana dan bagian bawah ranselmu bisa saja sobek saat meluncur melewati tanah dan kerikil tersebut. Bertindaklah dengan lebih hati-hati, jadikan keamanan peralatan mendakimu sebagai prioritas setelah keamanan diri.

Rawat dan Perbaiki secara Teratur


Perawatan secara berkala akan membuat kondisi peralatan mendaki milik kamu menjadi lebih terkontrol dan selalu siap untuk digunakan kembali saat dibutuhkan. Terus terang, saya sendiri sangat malas untuk mengecek kondisi dan merawat peralatan mendaki secara teratur. Akan tetapi, hal ini sangat penting untuk dilakukan, demi keawetan peralatan yang kita punya, dan juga kesiapan penggunaannya saat hendak kita gunakan. Kita juga akan tahu manakala ada alat yang rusak, dan segera memperbaikinya agar bisa digunakan kembali. Coba pikirkan, bagaimana jadinya jika ternyata tendamu rusak dan baru kamu ketahui saat hendak dipasang di shelter pendakian? Pusing pan, hehe. Makanya lebih baik rawat dan cek selalu kondisi peralatan kamu secara teratur, agar alat mendakimu awet dan aman saat hendak digunakan.

Cuci dengan Baik dan Benar


Sepatu penuh lumpur, tenda super kotor, atau alat masak kotor dan bau, tentunya kamu sudah sangat familiar dengan kondisi-kondisi ini sehabis pulang mendaki. Jangan malas dan menunda untuk membersihkan peralatan kotormu hanya karena badan pegal-pegal dan letih setelah pulang mendaki, segeralah bersihkan semuanya. Hati-hati saat mencuci peralatan seperti ransel, jaket, dan baju kamu, jangan gunakan produk pemutih atau pelembut pakaian pada bahan waterproof. Untuk membersihkan tenda, jangan gunakan sabun, karena dapat merusak lapisan waterproof pada tenda kamu. Periksa dan bersihkan risleting tendamu agar tidak macet saat kembali digunakan.  Keringkan dengan baik tenda kamu sebelum kembali disimpan, agar tendamu bebas jamur.

Simpan Peralatan di Tempat yang Baik


Setelah dibersihkan dengan baik, simpan kembali peralatan kamu di tempat yang baik, bila perlu di tempat yang khusus, agar kondisinya tetap terjaga saat tidak digunakan. Tempatkan semua peralatan pada satu tempat, agar kamu tidak bingung mencari saat hendak menggunakannya lagi. Keringkan dengan benar semua peralatanmu sebelum disimpan kembali, lebih baik jemur dulu di bawah sinar mentari. Air bisa mendatangkan jamur pada kain, atau karat pada besi yang bisa merusak peralatan mendakimu.

Saran lainnya :

Jangan Pinjamkan Peralatan


Pinjam-meminjam antar sesama teman merupakan hal yang lumrah terjadi dalam keseharian kita, karena tolong-menolong merupakan hal yang dianjurkan oleh agama. Namun untuk peralatan mendaki, saya sarankan jangan pernah meminjamkannya pada orang lain. Dulu saya pernah meminjamkan peralatan mendaki pada teman, saat dikembalikan ternyata ada beberapa kerusakan pada alat tersebut, dan yang bikin lebih kecewa, boro-boro ganti rugi, ngomong ada yang rusak aja ngga, adem ayem aja seolah semuanya baik-baik saja, kesel bingit kan jadinya. Kalau ada mau pinjam, mending suruh ke rental saja lah, kan sekarang banyak toko peminjaman alat mendaki gunung. Kecuali kalau yang pinjam adalah teman baikmu yang sudah sangat kamu percaya bisa menjaga dan tidak sembarangan menggunakan alat mendakimu, boleh lah kamu pinjamkan dengan berbagai syarat dan ketentuan, hehe.

Jaga Alatmu agar Tidak Hilang


Banyak sekali kasus pendaki yang kehilangan peralatannya saat mendaki di beberapa gunung di Indonesia. Waspada dan berhati-hatilah, kejahatan tidak cuma terjadi di kota saja, di gunung pun kini telah semakin rawan kegiatan pencurian barang. Simpan dengan baik peralatanmu, terutama yang berharga mahal, jangan simpan di tempat yang tidak terawasi, jika kamu terpaksa harus meninggalkan peralatanmu, titipkan pada pendaki lain yang telah kamu percaya.

Baca juga :
barang penting yang harus dibawa leader pendakian
tips memilih tenda untuk camping
tips packing untuk mendaki
daftar perlengkapan mendaki gunung
tips agar camping tetap nyaman saat cuaca buruk

Comments

The Bluetripper said…
Terima kasih telah berkunjung..
Anonymous said…
Belakangan ini ane demen banget solo... Poin terakhir memang jadi perhitungan euy. Mau bawa rante ama gembok berat hahahaha... Nitip kadang ngerepotin.
The Bluetripper said…
wih, keren bang, jarang-jarang ada yang suka jadi soloist,
kalo bisa bawa terus peralatannya bang, apalagi kalo peralatan yang abang punya bagus-bagus dan mahal-mahal, kalo udah ilang nyesel banget kan pastinya, hihi

Popular Posts