8 Tips Mengantisipasi dan Menangani Situasi Tersesat saat Mendaki Gunung



Saat mendaki gunung, banyak rintangan yang sering datang tanpa di duga, salah satunya adalah tersesat atau kehilangan arah di tengah jalur pendakian. Tersesat di hutan lebih mudah terjadi dari yang anda kira. Rapatnya pepohonan, cuaca buruk, dan jalur yang bercabang bisa menjadi penyebab yang menuntun anda ke arah yang salah.

Jika kejadian ini menimpa anda, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang. Pesiapan yang baik dan pengetahuan yang cukup akan membawa anda keluar dari situasi tersesat. Beberapa tips dan trik berikut ini mungkin dapat berguna untuk mencegah dan menangani situasi tersesat di tengah pendakian.

1. Persiapkan peralatan yang baik saat melakukan perencanaan perjalanan

Persiapkan peralatan navigasi yang baik dan persediaan ransum yang banyak. Ransum yang banyak akan sangat menolong anda untuk bertahan hidup saat tersesat di hutan. Satu peralatan lainnya yang paling penting yang harus anda persiapkan untuk berjaga-jaga menghadapi kemungkinan akan tersesat di hutan adalah survival kit. Pastikan peralatan P3K dan alat bertahan hidup lainnya dalam survival kit anda benar-benar dalam keadaan prima (tidak rusak atau kadaluarsa).


2. Sebelum pergi mendaki, beritahu tetangga, keluarga, ataupun orang terdekat tentang rencana perjalanan yang akan anda lakukan

Beritahu mereka kapan anda akan melakukan perjalanan, kemana tujuan anda, dan kapan anda pulang. Saat anda benar-benar tersesat di hutan, dan tak kembali pulang pada waktunya, hal ini akan berguna untuk mendapatkan batuan tim penolong yang bisa menyelamatkan anda.

3. Perhatikan dan ingat-ingat keadaan alam sekitar

Saat anda berjalan di gunung, pohon tumbang, batu besar, atau hal lain yang mencolok di jalur perjalanan anda. Hal ini akan membantu anda untuk dapat kembali ke jalur benar yang telah anda lalui sebelum anda tersesat.

4. Saat anda merasa telah tersesat, hentikan perjalanan sejenak untuk menenangkan pikiran

Berjalan terus memasuki hutan bisa membuat anda tersesat lebih jauh dan lebih dalam, hal ini akan semakin menyulitkan upaya untuk kembali ke jalur yang benar. Berhenti berjalan juga dapat membantu anda lebih dekat dengan regu penyelamat, karena upaya pencarian akan dimulai dari tempat anda mulai tersesat.

5. Berpikirlah dengan jernih, buang jauh-jauh perasaan panik dan takut 

Analisa situasi yang ada dengan rasional dan bijak, jangan terpengaruh dengan pikiran-pikiran buruk yang tak masuk akal. Terus berjalan dalam keadaan lelah dan tak tahu arah akan membuat pikiran anda tak karuan, maka dari itu ketika kondisi yang ada sudah sangat tak kondusif, pilihlah untuk berhenti agar pikiran anda jernih kembali. Hal ini harus dilakukan agar anda terhindar dari salah pengambilan keputusan yang sangat fatal.

6. Buat rencana langkah-langkah yang perlu anda lakukan untuk dapat keluar dari situasi tersesat

Anda dapat memilih untuk camping saat malam hari, dan mencoba mencari pertolongan atau jalur yang benar saat siang. Jika anda percaya diri untuk mencoba mencari jalan, usahakan untuk selalu meninggalkan jejak, bisa dilakukan dengan membuat tanda pada pohon, mengikat pita pada ranting, atau mebuat gundukan batu sebagai pengingat jalan yang telah anda lalui.


7. Jika semua usaha gagal, carilah tempat strategis dan cukup nyaman ditinggali untuk menunggu regu penolong yang mungkin datang mencari anda

Jika semua usaha yang telah anda lakukan tidak berhasil, atau anda terlalu takut untuk mencoba mencari jalan keluar, maka pilihan paling rasional adalah diam di tempat anda berada atau mencari tempat yang cukup nyaman (dekat sumber air) untuk didiami saat menunggu bantuan regu penyelamat. Persiapan perbekalan yang banyak akan memberikan anda waktu lebih panjang untuk menunggu bantuan.

8. Mempelajari ilmu bertahan hidup di alam liar bisa jadi bekal yang berharga agar anda tak mati konyol saat sedang bertualang

Tips yang terakhir, jika anda memang memiliki hobi ataupun pekerjaan yang berhubungan dengan kegiatan di alam bebas, pelajarilah teknik-teknik dasar survival. Pengetahuan tentang teknik bertahan hidup ini sangat penting sekali untuk menyelamatkan anda dari keadaan terburuk yang bisa anda alami saat berkegiatan di alam bebas, salah satunya yang paling sering terjadi adalah tersesat di hutan.

***

Itulah beberapa tips yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat. Salam Lestari!

Baca juga tips mendaki saat musim hujan, tips mendaki malam, tips mendaki sendirian, 7 kemampuan yang harus dimiliki pendaki, dan masih banyak tips mendaki lainnya di sini.

Comments

kalo tersesat di dunia hitam gimana bro? hahahaha
Agung Ristiana said…
Sulit kalo gitu mah, sesulit tersesat di hati kamu, haha
sabar rudin said…
tips yg sangat bermanfaat, dan jangan lupa selalu berdo'a. salam lestari
The Bluetripper said…
terima kasih telah berkunjung, salam lestari..