16 Sep 2015

Gunung Gede-Pangrango

photo dari akun instagram @herumuharrom
Gunung Gede Pangrango – Jika di Jawa Tengah ada Sindoro-Sumbing dan Merbabu-Merapi, dan di Jawa Timur ada Arjuno-Welirang, nah di Jawa Barat juga ada 2 gunung yang letaknya sangat berdekatan, yakni Gunung Gede dan Pangrango. 2 Gunung ini merupakan destinasi pendakian favorit para pendaki asal ibu kota, karena letaknya yang cukup dekat. Jika kamu pernah baca buku tentang Soe Hok Gie, atau pernah nonton film biografi beliau yang berjudul Gie, kedua gunung ini pastinya udah ngga asing lagi, karena merupakan gunung favorit tempat pelarian Soe Hok Gie yang juga seorang anak Mapala.

Selain karena letaknya yang cukup dekat dengan ibukota, Gunung Gede dan Pangrango yang merupakan salah satu gunung paling terkenal di Jawa Barat juga punya pemandangan alam yang sangat indah, salah satu yang jadi favorit para pendaki adalah alun-alun Suryakencana, sebuah padang luas tempat banyak tanaman edelweiss tumbuh.

Lokasi


Gunung Gede dan Pangrango terletak di Provinsi Jawa Barat, tepatnya masuk kedalam 3 wilayah administrative, yakni Bogor, Cianjur, dan Sukabumi. Sejak tahun 1980, Gunung Gede dan Pangrango telah menjadi sebuah kawasan Taman Nasional, dengan nama Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP).

Spot Menarik

Alun-Alun Suryakencana

foto dari akun instagram @azistron
Ditengah gunung ada tanah terbuka luas dengan banyak tanaman edelweiss yang tumbuh, pastinya keren banget dong. Alun-alun Suryakencana ini merupakan salah satu spot paling disukai oleh para pendaki gunung Gede Pangrango. Dengan pemandangan yang sangat indah, serta wilayah terbuka yang sangat luas, Alun-alun Suryakencana menjadi tempat camp favorit para pendaki.

Puncak Gede

foto dari akun instagram @momofbrefre
Tak seperti puncak Gunung Pangrango yang terlihat hampir kerucut sempurna, puncak Gede merupakan sebuah kawah lebar yang menyajikan panorama keindahan alam yang indah. Dari puncak gede, pandangan ke sekitar sangat jelas, karena tidak terhalang oleh pepohonan, sehingga dari sini kamu bisa menikmati indahnya momen sunrise, dan juga pemandangan gunung pangrango yang terlihat dengan gagah.

Lembah/Alun-alun Mandalawangi

foto dari akun instagram @arcelm
Seperti alun-alun Suryakencana, Mandalawangi merupakan kawasan tempat tumbuhnya bunga edelweiss jawa, bedanya, Mandalawangi tak seluas Suryakencana. Tempat ini sangat terkenal karena merupakan tempat favorit yang sering dikunjungi oleh Soe Hok Gie, tokoh aktivis mahasiswa tahun 60an, sekaligus seorang anggota mapala. Dalam puisi-puisinya yang sangat terkenal, Gie kerap mencantumkan nama lembah mandalawangi yang sangat ia kagumi keindahannya.

Puncak

Puncak Gede (2.958 mdpl)

foto dari akun instagram @momofbrefre

Puncak Pangrango (3.019 mdpl)

foto dari akun instagram @danierfanto

Jalur Pendakian

Cibodas

Gunung Putri

Selabintana

Tarif masuk untuk pendakian gunung Gede-Pangrango tak terlalu mahal untuk ukuran tiket pendakin, kamu hanya perlu membayar uang sebesar Rp.22.500,- / 2 hari 1 malam pada hari kerja (senin-jum’at), dan untuk hari libur (sabtu, minggu, dan hari libur nasional) biayanya naik menjadi Rp.32.500,- / 2 hari satu malam. Untuk biaya transport dan konsumsi, silahkan estimasikan sendiri sesuai dengan daerah asal masing-masing, jalur yang dipilih, dan lama waktu pendakian.

Info Kontak

Karena pihak pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memberlakukan system kuota pendaki (600 orang/hari dibagi 3 jalur), maka dari itu untuk urusan mendapatkan Simaksi, kamu harus booking terlebih dahulu sejak jauh hari. Untuk keperluan booking, bisa menghubungi nomor ini Tel/Fax: +62-263-519415, atau via e-mail booking@gedepangrango.org.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website resminya di gedepangrango.org. Selain itu, TNGP juga menetapkan jadwal penutupan pendakian, maka dari itu sebaiknya kamu cari info terkini dulu tentang terbuka atau tidaknya TNGP untuk pendakian sebelum menentukan waktu pemberangkatan. Untuk mengetahui informasi terkini, silahkan hubungi pihak pengelola TNGP via e-mail info@gedepangrango.org, atau telpon nomor +62-263-512776.

Tips

1. Meski Gunung Gede terkenal ramah untuk pemula, namun jangan sekali-kali kamu meremehkan gunung ini, karena sudah banyak korban meninggal di gunung ini akibat kelalaian dan kurangnya persiapan. Selalu gunakan peralatan lengkap dan standar keamanan pendakian agar pendakian yang kamu lakukan berjalan aman, nyaman, dan lancar.

2. Latihlah fisikmu minimal seminggu sebelum hari keberangkatan.
Pilihlah hari yang bagus saat cuaca sedang cerah untuk waktu pendakian, agar pendakian yang kamu lakukan berjalan aman, nyaman, dan lancar.

3. Mintalah izin pada orangtua atau kerabat terdekat sebelum pergi mendaki, atau minimal memberitahukan jadwal pendakianmu pada teman atau tetangga terdekat.

4. Berdoalah sebelum memulai pendakian, jangan bersikap sombong, dan selalu utamakan keselamatan saat sedang melakukan pendakian.

5. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, seperti membuang punting rokok sembarangan, dan membuat api unggun dengan seenaknya. Jika terpaksa untuk membuat api unggun (misalnya karena keadaan darurat seperti terkena hipotermia), jaga api agar tidak menyebar, dan pastikan api telah benar-benar padam saat hendak kamu tinggalkan.

6. Jaga kelakuan, ingat selalu prinsip “jangan tinggalkan apapun selain jejak, jangan mengambil apapun selain gambar, dan jangan membunuh apapun selain waktu.”


0 comments