Mau Mendaki Gunung, Apa Saja yang Perlu Kamu Persiapkan?

photo from pixabay
Belakangan ini, kegiatan mendaki gunung sedang mengalami penanjakan popularitas yang cukup signifikan. Tiap harinya, banyak sekali peserta baru yang mulai senang menggeluti kegiatan yang sebenarnya tergolong olahraga yang cukup ekstrem ini. Mendaki gunung memang menawarkan banyak sekali manfaat, melakukan perjalanan panjang nan melelahkan merupakan olahraga yang bagus untuk tubuh, menghirup udara segar dan menikmati pemandangan indah akan sangat baik untuk menghindari stress, dan masih banyak lagi kebaikan yang bisa didapat dari olahraga alam bebas yang satu ini.

Sayangnya, tak sedikit dari mereka para pemula, melakukan pendakian pertamanya tanpa dibekali dengan modal pengetahuan dan peralatan yang baik dan benar, atau bisa dibilang modal nekat lah, sehingga menimbulkan kejadian-kejadian buruk yang tak diinginkan. Saat mendaki gunung, ada banyak sekali resiko dan bahaya yang bisa mengancam, kadangkala bahaya tersebut bahkan bisa sampai merenggut nyawa.

Demi menghindari hal-hal buruk yang bisa terjadi, bagi kamu yang baru mulai ingin mendaki, ada baiknya untuk terlebih dahulu mempelajari berbagai hal terkait dengan aturan, prosedur keselamatan, dan hal-hal mendasar lainnya tentang dunia pendakian, agar pendakian pertamamu berjalan dengan aman, lancar, dan selamat sampai tujuan. Caranya, bisa dengan bertanya pada mereka yang telah berpengalaman, bisa juga dengan menonton film-film bertema pendakian, atau bisa baca tips-tips mendaki yang ada di blog ini (promosi dikit, hehe).

Nah, kali ini, kami juga akan mencoba memberikan tips tentang hal-hal yang harus kamu persiapkan saat hendak mulai mencoba melakukan pendakian gunung. Buat para pendaki senior, bahasan dalam artikel ini mungkin tak terlalu menarik, namun untuk mereka yang masih newbie alias pemula, alias baru mau mulai nyoba mendaki, mungkin beberapa bahasan dalam artikel ini bisa sangat berguna. Tak perlu berlama-lama, langsung saja kita bahas satu persatu ya guys.

1. Temukan alasan yang tepat.

Kenapa kamu ingin mendaki gunung? Alasan setiap orang pastinya berbeda-beda, ada yang ingin mencoba olahraga baru, ada yang ingin menikmati pemandangan alam, ada yang cuma ikut-ikutan tren, ada yang ingin nyari jodoh (sangat tidak disarankan, hehe), atau mungkin ingin kabur dari rumah (sangat-sangat tidak disarankan), atau apalah bebas, masih banyak alasan lain yang bisa kamu buat sebagai alasan yang melatarbelakangi niat kamu untuk menyambangi gunung-gunung tertinggi.

Yang pasti, kamu perlu tahu alasan pastinys kenapa kamu ingin mendaki, dan usahakan untuk mencari alasan yang positif, agar pendakian yang kamu lakukan lebih bermakna, lebih bermanfaat, dan bisa memberikan pelajaran berharga untuk kehidupan kamu. Dengan alasan yang jelas, kamu bakal mudah untuk menetapkan tujuan pendakian yang akan kamu lakukan.

2. Mendaki gunung adalah olahraga yang berat.

Ini sangat penting untuk diingat dan dipahami, hiking atau mendaki gunung bukanlah olahraga enteng yang bisa dilakukan tanpa persiapan fisik ya guys. Apalagi jika sehari-harinya kamu sangat jarang berolahraga, mendingan jangan berangkat dulu lah, daripada nantinya kepayahan dan nyusahin orang lain. Latih dulu fisikmu minimal seminggu sebelum hari pendakian, demi kelancaran dan keamanan pendakian yang akan kamu lakukan.
Untuk tambahan silahkan baca latihan fisik untuk mendaki gunung dan cara menjaga stamina saat mendaki.

3. Kaki adalah modal utama dalam setiap perjalanan pendakian.

photo from pixabay
Secara kan ketika mendaki gunung, kita pastinya harus berjalan berkilo-kilo meter sambil memikul beban yang super berat, jadi kakimu harus benar-benar dipersiapkan dan diperlakukan dengan baik agar bisa selalu kamu andalkan untuk terus berjalan di medan pertempuran. Untuk persiapannya, perbanyak porsi latihan fisik untuk meningkatkan kekuatan kakimu, dan untuk prakteknya, pilih alas kaki (disarankan untuk menggunakan sepatu hiking) yang pas, berkualitas, dan pastinya nyaman untuk dikenakan oleh kedua kakimu.

4. Pilih pakaian yang tepat dan sesuai dengan kondisi yang akan dihadapi.

Saat mendaki gunung, pastinya kita bakal berada di alam bebas yang udara dan cuacanya bisa berubah-ubah tak karuan, dan lagi kamu tahu sendiri kan gimana dinginnya udara pegunungan, jadi siapkan dan pilih pakaian yang sesuai dengan kondisi yang bakal dihadapi. Untuk menghadapi udara dan angin yang dingin, kamu bisa bawa jaket atau baju hangat yang windproof (lebih bagus lagi kalau waterproof), dan untuk menghadapi perubahan cuaca saat melakukan perjalanan, kamu bisa pilih pakaian dengan bahan yang mudah kering dan nyaman digunakan untuk bergerak bebas.

5. Soal Air bersih dan makanan.

Jika beruntung, kamu bakal menemukan sumber-sumber matai air super jenih yang bisa langsung kamu minum di pegunungan sana, namun untuk lebih amannya, gunakan water filter atau water purifier pada air yang kamu ambil untuk perbekalan. Untuk soal ransum perbekalan, kamu perlu membawa makanan yang mudah disajikan sekaligus mengandung cukup gizi dan kalori yang diperlukan tubuh. Tapi itu mah tergantung kamu juga sih, kalau kamu senang masak-masak ceria di gunung, silahkan bawa bahan-bahan masakan yang dibutuhkan. Tapi buat yang males masak, mending bawa yang simpel-simpel saja lah.

6. Pilih carrier yang sesuai kebutuhan, nyaman dan bekualitas.

photo from pixabay
Mendaki sambil menjinjing kantong kresek berisi barang-barang perbekalan yang seabrek pastinya ngga mungkin banget kan, so kamu butuh tas ransel atau carrier yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk pendakian dengan rute jauh dan bakal makan waktu lama, pastikan kamu piliha carrier dengan kapasitas besar diatas 50 liter, karena pasti kamu bakal bawa peralatan dan perbekalan yang super banyak.

Selain ukuran, kamu juga perlu memperhatikan sisi kualitas dan kenyaman carrier yang akan kamu pakai. Jangan terlalu tergiur dengan harga murah, jika nantinya bakal menyusahkan karena bikin pegel punggung, atau ada tali yang putus dan bagian carrier yang sobek. Carrier adalah salah satu peralatan paling penting dalam kegiatan mendaki gunung, jadi tak ada salahnya jika mengeluarkan uang sedikit lebih banyak demi keamanan dan kenyamanan pendakian yang akan kamu lakukan.

7. Buat daftar barang yang harus dibawa dan packing dengan cara yang benar.

Cek dan ricek terus daftar peralatan dan perbekalan yang akan kamu bawa mendaki, karena seringkali terjadi ada barang penting yang tertinggal, apalagi kalau kamu cukup pelupa. Kalau bingung apa saja yang perlu kamu bawa, bisa baca daftar perlengkapan mendaki gunung. Lalu kamu perlu packing barang-barang tersebut ke dalam carriermu dengan cara yang baik dan benar, agar kenyamanan punggung saat memikul carrier bisa tetap terjaga. Untuk mengetahui cara packing yang benar, silahkan baca disini.

8. Tentang urusan atau etika membuang kotoran.

Yang dimaksud disini bukan soal kotoran seperti sampah plastik dan kawan-kawannya, tapi soal kotoran yang dihasilkan oleh sistem pencernaan tubuhmu. Kamu perlu tahu aturan-aturan baku saat hendak pipis atau poops di arena pendakian sana. Kamu nggak boleh sembarangan buang-buang dimana saja sesuka hati, karena bisa membahayakan penghuni gunung dan juga pendaki lain (alias bisa jadi ranjau darat, hehehe). Untuk lebih jelasnya tentang tata cara buang air di gunung, silahkan baca artikel ini.

9. Persiapkan diri untuk situasi darurat yang sewaktu-waktu bisa terjadi.

Selama kamu melakukan persiapan fisik dengan baik, dan selama kamu mengikuti aturan keselamatan yang berlaku, insyaalloh ngga bakalan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Namun datangnya kecelakaan tak pernah ada yang tahu, karena bisa saja kecelakaan tersebut datangnya dari faktor di luar diri kita sendiri, sehingga kita tak bisa menghindarinya. Maka dari itu, kamu perlu belajar bagaimana cara menangani keadaan darurat saat sedang mendaki gunung. Misalnya, cara mengatasi situasi tersesat di hutan, atau cara mengatasi serangan hipotermia. Bawa selalu survival kit dan peralatan P3K untuk bekal mengantisipasi keadaan darurat.

10. Selalu utamakan keamanan dan keselamatan.

Belakangan ini, aksi-aksi selfie yang dilakukan orang semakin menggila saja, ada yang nekad naik ke tower dengan tanpa pengaman, ada yang bela-belain naik ke tiang listrik, ada juga yang bergelantungan di jembatan, dan masih banyak lagi hal-hal gila yang dilakukan orang, hanya untuk sekedar memotret diri sendiri untuk kemudian dipamerkan di media sosial. Buat kamu-kamu yang doyan selfie di gunung, jangan senekad itulah, beberapa waktu lalu kan sudah ada korban meninggal gara-gara selfie di gunung Merapi, hargailah nyawamu. Bukan cuma soal urusan selfie, dalam hal apapun yang kamu lakukan di gunung, prioritaskan untuk selalu mengutamakan keselamatan, ngga lucu juga kan kalau kamu pulang mendaki hanya tinggal nama.

11. Pelajari aturan, etika dan larangan saat mendaki gunung.

photo from pixabay
Ada banyak sekali hal yang perlu kamu tahu dan pelajari soal dunia pendakian, dan hal terakhir ini adalah salah satu yang terpenting yang sering diabaikan banyak orang. Untuk aturan tentang dunia pendakian sendiri kebanyakan memang merupakan aturan tak tertulis, namun seiring dengan semakin majunya teknologi informasi, kini telah banyak para pendaki senior yang telah membuat tulisan soal aturan pendakian, kamu hanya perlu mencari dan membacanya dengan seksama. Sedangkan untuk aturan gunung yang akan kamu daki, biasanya akan diberitahukan di pos pendakian.

Kemudian ada etika yang telah dipelihara kalangan pendaki gunung sejak zaman dahulu kala. Soal etika terhadap alam raya, ataupun terhadap sesama pendaki gunung yang kita temui saat pendakian. Sopan santun, saling membantu, ramah, dan bersahabat merupakan nilai-nilai positif yang telah lekat dengan budaya para pendaki di Indonesia. Dan untuk larangan-larangan yang tak boleh kamu lakukan, bisa kamu baca di sini.

***

Itulah sedikit bahasan soal hal-hal penting yang perlu kamu persiapkan jika hendak mencoba kegiatan mendaki gunung. Jika ada salah-salah kata atau fakta, mohon dimaafkan, karena penulis sendiri merupakan seorang pendaki yang masih pemula dan masih terus belajar untuk menjadi pendaki yang baik dan budiman.

Jika kamu punya saran lain yang barangkali belum tercantum dalam artikel diatas, silahkan meluangkan waktu untuk menulis di kolom komentar, itung-itung bagi ilmu, siapa tahu banyak pendaki pemula yang membaca, hehe. Segitu saja dari kami, semoga bermanfaat, Salam Lestari!

Baca juga :
Tips untuk pendaki pemula
7 kemampuan yang harus dimiliki pendaki
Tips menjadi leader pendakian
Mengenal Hipotermia
Teknik bertahan hidup di alam bebas (survival skill)

Comments

g3fla said…
mantap om... :)
The Bluetripper said…
thanks sudah mampir om,
Anonymous said…
lengkap tulisannya.. joss...
Hadif Ridwan said…
gokil nih tulisan. bisa banget membantu saya yang mau ke Gunung Sumbing hehehe
sultan said…
21thn yg lalu saya begitu apatis dgn pendakian, tp skrg saya menikmati letih mendaki. Karma yg Indah????

Popular Posts