Tips Menentukan Tempat Mendirikan Tenda saat Berkemah di Alam Bebas

Mendirikan tenda merupakan satu hal yang pasti akan selalu kita lakukan ketika melakukan pendakian, yang memakan waktu lebih dari sehari semalam. Terlepas dari lokasi berkemah kita, baik itu camping area ataupun di lokasi yang masih liar, kemampuan memilih dan menentukan tempat mendirikan tenda yang nyaman adalah skill yang perlu dimiliki seorang pendaki, demi keamanan tenda dan kenyamanan saat beristirahat di dalamnya. 

foto from : vina adzania

Banyak faktor yang perlu diperhatikan dalam menentukan lokasi pendirian tenda yang tepat, aman dari bahaya, serta nyaman untuk ditinggali. Berikut kami telah merangkum beberapa tips menentukan tempat mendirikan tenda yang baik, menurut pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki. Beberapa hal di bawah ini dapat anda jadikan bahan evaluasi yang bagus, sebelum menentukan tempat mendirikan tenda yang anda miliki.

1. Perhatikan lokasi sumber air bersih.

Apakah tempat berkemah anda dekat dengan sumber air? Mendirikan tenda di dekat sumber air akan sangat berguna bagi kenyamanan berkemah anda. Dengan lokasi pengambilan air yang dekat, akan memudahkan anda dalam memenuhi kebutuhan air, terutama untuk memasak makan malam dan sarapan pagi.

Namun perhatikan juga prinsip "Leave no trace" yang menyarankan kita untuk tidak mendirikan tenda terlalu dekat dengan sumber air bersih. Perkirakanlah jarak tenda anda dengan sumber air berada pada kisaran 50 - 100 meter, demi terjaganya kelestarian dan kebersihan sumber air. Untuk beberapa kasus seperti pendakian di gunung-gunung yang tandus, dengan sedikit sumber air bersih, faktor yang satu ini dapat anda abaikan, dengan tidak lupa membawa persediaan air yang cukup (baca tips menentukan jumlah persediaan air).

2. Perhatikan potensi bahaya yang mungkin terjadi.

Pohon tumbang, longsoran batu, permukaan tanah yang labil, jalur banjir, dan sejenisnya dapat membahayakan keselamatan anda. Pilih tempat yang jauh dari ancaman-ancaman tersebut. Lihat kondisi sekitar, apakah lokasi yang anda pilih berdekatan dengan pohon tua yang terlihat rapuh, atau berada dekat tebing batu yang tak kokoh, atau berada di jalur aliran air, demi keamanan dan keselamatan anda, lebih baik jauhi tempat-tempat tersebut.

3. Perhatikan kontur pemukaan tanah.

Demi kenyamanan tidur anda, pilihlah lokasi tenda yang datar, bersih dari kerikil, dan jauh dari akar pohon. Selain akan mengganggu kenyamanan alas tidur anda, hal-hal tersebut dapat merusak bagian bawah tenda anda. Jika hal itu terjadi, bocor karena kerikil atau akar yang menusuk bagian bawah tenda akan sangat merepotkan saat hujan datang dan menimbulkan rembesan air.

4. Perhatikan ketinggian tanah di sekitar lokasi.

Perhatikan sekeliling anda, apakah lokasi yang anda pilih berada pada cekungan, atau permukaan datar dan padat yang berpotensi menjadi genangan air saat hujan lebat datang? Jika ya, lebih baik mencari alternatif lokasi lain. Kebanjiran saat berkemah tentunya bukan hal yang menyenangkan untuk dinikmati.

5. Jangan mendirikan tenda di jalur pendakian.

Jika anda ingin kenyamanan dan privasi berkemah anda terjamin, jangan mendirikan tenda di jalur pendakian dan jalur lalu lalang binatang liar. Berkemah di dekat jalur pendakian akan mengganggu kenyamanan anda dengan suara-suara langkah kaki pendaki yang lewat.

Selain itu, tenda anda yang berada di jalur pendakian, akan mengganggu pendaki lain yang melewati jalur tersebut. Saya pernah mengalami hal tersebut, karena lokasi shelter yang telah penuh, saya memaksakan camp di lokasi yang sangat berdekatan dengan jalur pendakian, dan hasilnya saya sangat terganggu dengan suara-suara pendaki yang lewat sepanjang malam.

6. Perhatikan kondisi dan arah angin.

Saat anda tiba di tempat tujuan pendakian, perhatikan kondisi cuaca yang ada, terutama kecepatan angin. Jika kondisi cuaca sedang buruk, badai datang melanda, lebih baik anda tidak mendirikan tenda di tempat yang sangat terbuka. Carilah shelter lain yang lebih terlindungi, misalnya shelter yang dikelilingi banyak pepohonan. Angin yang kencang dapat merubuhkan tenda anda dengan mudah. Selain itu, jika anda berkemah di tempat yang sangat berangin, udara akan menjadi lebih dingin.

7. Perhatikan tenda pendaki lain.

Lokasi camp area yang penuh dengan tenda pendaki adalah hal yang wajar dan biasa ditemukan, apalagi jika kita mendaki gunung tepat di musim pendakian. Saat itu, suasana ramai pasti akan terjadi, gunung akan menjadi lebih berisik dengan suara-suara pendaki. Jika anda ingin suasana berkemah yang damai dan nyaman tanpa kegaduhan, lebih baik anda pergi mencari shelter lain yang lebih sepi.

Namun jika malas mencari lokasi lain, dan terpaksa mendirikan tenda di sana, perhatikanlah posisi-posisi tenda lain. Hargailah privasi mereka, sebisa mungkin berilah jarak yang cukup antara tenda anda dan pendaki lain.

8. Jangan merusak vegetasi tumbuhan dan pepohonan di sekitar lokasi.

Sebisa mungkin, pilihlah lokasi yang telah tersedia dan sering digunakan untuk tempat berkemah. Jangan dengan sengaja membuka lahan berkemah baru dengan merusak pepohonan di sekitarnya. Ingatlah selalu posisi kita sebagai tamu yang harus menghormati dan menghargai tuan rumah, jangan seenaknya merusak alam. Namun jika dalam keadaan darurat dan terpaksa membuka lahan baru, minimalisirlah kerusakan yang anda timbulkan.

***

Itulah beberapa tips menentukan tempat mendirikan tenda yang dapat kami bagikan. Tulisan ini dibuat dengan maksud untuk berbagi informasi, bukan untuk menggurui. Baca juga tips-tips lainnya seputar mendaki gunung, seperti tips untuk kenyamanan camping saat cuaca buruk, tips membuat catatan perjalanan, tips packing, tips memilih sepatu gunung, dan tips untuk pendaki pemula. Semoga bermanfaat, salam lestari!

Comments

Ihwal Praja said…
Nambahin ajah...
demi kenyamanan kita didalam tenda, faktor kondensasi juga perlu kita perhatikan... Tentu tidak mau kan kita kehujanan lokal didalam tenda sementara diluar cerah??
Salah satu cara adalah memilih tempat yang lebih tinggi dan sedikit menjauh dari aliran sungai, waduk atau danau. juga memberikan ventilasi yang cukup pada tenda kita...
The Bluetripper said…
Wah bener bang, kondensasi penting banget untuk diperhatikan,
terima kasih sudah nambahin bang,

Popular Posts